Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI ISLAMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI ISLAMI. Tampilkan semua postingan

Adakah Jalan Pintas Menjadi Pengusaha Sukses?
Jangan bilang “tidak ada” dulu, sikap skeptis akan menghalangi Anda menjadi pengusaha sukses. Meski banyak yang mengatakan bahwa bisnis perlu kerja keras, harus dari nol, dan memerlukan waktu lama untuk menuai hasil. Mungkin tulisan ini menjadi kabar gembira bagi Anda yang selama ini mencari jalan pintas menjadi pengusaha sukses.
Jalan pintas sebenarnya adalah jalan dari satu titik ke titik lain melalui garis lurus. Sementara, ada jalan lain yang harus berkeliling dulu, melewati tempat-tempat yang tidak perlu. Dalam bisnis, seringkali kita melalui jalan-jalan yang tidak perlu, sehingga lebih lama meraih tujuan. Ada banyak jalan menuju Mekah, semuanya bisa sampai, maka pilihlah jalan yang paling cepat, dan inilah yang disebut jalan pintas.
Bukan Tongkat Ajaib Menjadi Pengusaha Sukses
Tapi jangan sekali-kali menganggap bahwa saya akan memberikan sebuah “tongkat ajaib” yang membuat Anda menjadi pengusaha sukses dalam semalam. Bingung? Bagus saat Anda bingung artinya itu adalah langkah menuju sebuah pencerahan. Anda akan menemukan jawabannya. Baca terus!
Jalan Pintas Menjadi Pengusaha Sukses yang Pertama
Terkadang kita menerima sebuah “nasihat”, bahwa membangun bisnis itu harus dari nol. Mulai dari yang kecil dulu, kemudian membangun setahap demi setahap. Diperlukan ketekunan dan kesabaran untuk sukses. Untuk ketekunan dan keberhasilan saya setuju. Memulai dari nol juga boleh, tetapi yang perlu kita pahami adalah kita tidak perlu dari nol untuk memulai bisnis, sebab Anda tidaklah berada di titik nol, sebab Anda bisa mengakses sumber daya yang sudah tersedia. Buat apa memulai dari nol? Yang lebih tepat adalah mulailah dari apa yang Anda miliki dan yang bisa Anda akses. Ini jalan pintas menjadi pengusaha sukses pertama: tidak perlu dari nol, manfaatkan sumber daya yang sudah ada.
Jalan Pintas Menjadi Pengusaha Sukses yang Kedua
Lalu apa jalan pintas yang kedua? Jalan pintas itu sudah ada, tinggal Anda manfaatkan saja. Jalan pintas itu adalah jalan yang sudah digunakan selama ini oleh orang lain yang terbukti sukses. Saya sering menganalogikan dengan jalan biasa, jalan untuk kendaraan. Ada banyak jalan dari Bandung ke Jakarta, mana jalan yang paling cepat? Sekarang ada jalan tol Cipularang. Jalan tol ini adalah jalan pintas, tidak perlu membuat jalan baru, sebab membuat jalannya saja lama. Untuk apa menggunakan jalan lain jika ada jalan yang lebih cepat? Kecuali Anda punya maksud lain. Aplikasinya dalam bisnis ialah: agar Anda menjadi pengusaha sukses, Anda bisa meniru cara bisnis yang sudah terbukti berhasil yang pernah dilakukan oleh orang lain. Jangan dulu mencari cara atau rahasia baru, gunakan saja cara tercepat yang sudah terbukti. Inilah jalan pintas menjadi pengusaha sukses yang kedua.
Mengapa Tidak Semua Orang Melalui Jalan Pintas?
Tentu saja, semua orang ingin melalui jalan pintas. Bukankah Anda juga begitu? Tapi mengapa tidak bisa dilakukan? Biasanya, kita tidak melalui jalan pintas karena 2 penyebab ini:
1. Anda tidak mengetahui jalan yang paling cepat
2. Jalan pintas yang ada terhalang atau ada hambatan sehingga Anda terpaksa menggunakan jalan yang lain
Solusi masalah yang pertama adalah Anda harus terus belajar, bagaimana jalan tercepat menuju tujuan Anda. Bagaimana cara tercepat agar bisnis Anda terwujud dan yang kedua, jika jalan pintas tertutup, maka ada dua kemungkinan. Jika memang tidak bisa dibuka, maka Anda cari jalan lain yang terdekat. Namun jangan menyerah dulu, jika memungkinkan, Anda bisa menyingkirkan penghalang yang menghalangi Anda melalui jalan pintas. Lihatlah kondisinya, mana cara yang terbaik.
Mau yang Lebih Cepat?
“Tapi saya mau lebih cepat lagi. Cara yang sudah ada tidak cukup cepat bagi saya.”
Kembali analogi dengan perjalanan. Kecepatan Anda dari Bandung ke Jakarta akan dipengaruhi oleh kendaraan Anda. Dalam hal ini, kendaraan Anda adalah “daya ungkit” untuk mempercepat perjalanan Anda. Mobil sedan berkecepatan tinggi tentu akan lebih cepat dibandingkan dengan jalan kaki. Lagi pula, bukan zamannya bepergian dengan jalan kaki. Gunakan kendaraan dalam perjalanan. Artinya gunakan daya ungkit dalam bisnis, maka Anda akan sukses lebih cepat. Inilah jalan pintas yang ketiga.
Jadi, jalan pintas itu ada. Yang tidak ada adalah tongkat ajaib yang membuat Anda menjadi pengusaha sukses dalam semalam.
--------------------------------------------------
Sumber: www.motivasi-islami.com
Pentingnya Motivasi Diri
“Ngomong-ngomong tentang motivasi diri, mengapa setelah mengikutiseminar motivasi, motivasi tidak bertahan lama?” Pada artikel lain saya sudah membahas bahwa motivasi memang bisa berkurang. Menyangka motivasi itu permanen, adalah kesalahan yang pertama. Alasan kedua ialah kita akan kehilangan motivasi jika kita hanya mengharap motivasi dari luar. Sebab motivasi terkuat datang dari diri sendiri. Lalu bagaimana dengan peran motivasi dari luar? Meski motivasi diri itu penting, bukan berarti motivasi dari luar tidak penting.
Motivasi yang datang dari luar bisa membantu menemukan dan membangkitkan motivasi diri Anda. Seorang motivator yang baik tentu akan membangun diri Anda menjadiseorang yang mampu menemukan dan membangkitkan motivasi diri yang di motivasinya.
Faktor Motivasi Diri
Dalam berbagai buku NLP disebutkan bahwa hanya ada dua faktor motivasi diri yaitu mengejar kenikmatan dan menghindari kesengsaraan atau rasa sakit. Namun jika saya kerucutkan lagi, hanya ada satu faktor motivasi, yaitu cinta. Semakin besar cinta kita, akan semakin besar motivasi yang bangkit. Lihatlah, banyak orang yang sampai nekat bunuh diri karena putus cinta. Ini menggambarkan bahwa cinta memiliki kekuatan untuk menggerakkan diri kita, bahkan untuk hal-hal yang buruk dan tidak masuk akal. Mungkin Anda sudah banyak mendengarkan kisah cinta picisan, apa pun dilakukan “karena cinta”. Cinta adalah sumber dari motivasi diri.
Joe Vitale menyadari kekuatan cinta sebagai motivator utama setelah dia melihat film 50 First Dates (2004) (50 Kencan Pertama) yang menggambarkan usaha seorang pria yang setiap hari berusaha membuat seroang wanita jatuh cinta kepadanya. Usaha ini dilakukan setiap hari, karena sang gadis pujaan memiliki ingatan yang mampu mengingat cuma 1 hari. Ini hanya salah satu dari sekian kisah cinta dalam film.
Anda bisa memanfaatkan kekuatan cinta ini untuk mendapatkan motivasi diri. Tentu saja, tidak sebatas cinta terhadap lawan jenis, tetapi cinta kepada hal lainnya juga. Saat Anda mencintai pekerjaan Anda, Anda akan memiliki motivasi yang cukup saat bekerja. Lihatlah pemain sepak bola, di tengah jadwal yang ketat, mereka tetap enjoy bermain di lapangan, karena mereka mencintai profesinya sebagai pesebak bola.
Motivasi Diri Paling Kuat
Namun, ada cinta yang paling kuat. Saat Anda tidak memiliki cinta ini, sungguh Anda sudah menyia-nyiakan hidup Anda. Inilah cinta yang paling besar, yang memotivasi para mujahid di medan perang. Tidak takut mati, tidak takut rasa sakit, tidak takut apa pun, demi cinta ini. Cinta ini tiada lain, cinta kepada Allah. Cinta kepada Allah, adalah cinta yang hakiki yang menjadisumber motivasi diri paling kuat karena bekerja adalah bagian dari ibadah. Begitu juga bisnis adalah bagian dari ibadah. Dan, ibadah adalah sebagai cinta kita kepada Allah, maka kerja dan bisnis kita juga adalah perwujudan cinta kita kepada Allah. Seharusnya, saat
kita bekerja dan bisnis, kita akan memiliki motivasi yang tinggi. Sudahkah?
Mari kita pancangkan niat kita, bahwa kerja dan bisnis kita untuk beribadah. Marilah kita pupuk kesadaran kita, bahwa bisnis dan kerja kita adalah salah bentuk wujud cinta kita kepada Allah. Adakah perasaan cinta kita kepada Allah? Jika terasa kurang, maka iman kita harus ditingkatkan lagi. Sebab cinta kepada Allah hanya dimiliki oleh mereka yang beriman.
Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. (QS AlBaqarah:165).
Jadi, motivasi diri bisa dikembangkan dengan meningkatkan iman kepada Allah secara terus menerus. Cinta kepada kepada Allah semakin tinggi, motivasi diri pun semakin tinggi.
Hari-hari Akan Dijalani Dengan Penuh Semangat
Tidak ada wujud lain dari bukti cinta kita kepada Allah selain dari beribadah. Ibadahlah yang diminta oleh Allah. Sebagai bukti jika kita mencintai-Nya maka kita akan menuruti apa yang diminta oleh Yang Dicintainya. Semantara, semua hidup kita harus dalam rangka ibadah. Semua aktivitas kita adalah ibadah. Artinya semua gerak gerik kita harus merupakan bentuk cinta kepada Allah.
Pertama, niatkan bahwa apa yang kita lakukan adalah demi Allah yang kita cintai.
Kedua, lakukan aktivitas kita sesuatu dengan tuntutan syar’i, baik itu adalah ibadah maghdoh maupun ghair maghdoh, keduanya ada tuntunannya. Artinya sebagai wujud cinta kepada Allah kita akan terus belajar bagaimana cara menjalankan ibadah yang benar.
Dan yang kita akan semangat melakukannya. Biasanya, kita akan melakukan sesuatu dengan semangat, berani, dan kontinyu demi yang dicintainya.
Namun Cinta Urusan Hati
Cinta adalah urusan hati. Cinta adalah tidak bisa dipaksakan. Betulkah? Tentu saja ada benarnya. Namun, secara fitrah, manusia adalah makhluq yang mencintai Allah. Secara fitrah manusia sangat mencintai Allah. Namun pada kenyataannya, cinta kepada Allah bisa dibelokan. Kita bisa melihat bagaimana cinta kepada lawan jenis bisa mengalah cinta kepada Allah. Buktinya adalah mereka yang mau melakukan hal-hal dosa demi cintanya kepada pacar. Cinta kepada harta pun bisa mengalahkan cinta kita kepada Allah. Buktinya banyak orang yang mau melakukan usaha yang haram demi cintanya kepada harta.
Setan dengan memanfaatkan hawa nafsu menjadikan apa yang kita cintaiselain Allah menjadi begitu indah. Seolah tidak ada cinta yang lebih penting dibandingkan “seseorang” pujaan hatinya. Apa pun rela dilakukan demi cintanya itu.
"Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indahindah untuk menipu (manusia). Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan." (QS. Al-An’aam: 112)
Cinta memang urusan hati, namun kita bisa membersihkan hati agar kita memiliki cinta yang hakiki, cinta pada tempatnya. Cinta kepada lawan jenis, harta, keluarga, dan yang lainnya boleh sebagai motivasi diri Anda, yang penting tidak mengalahkan cinta Anda kepada Allah sebagai motivasi diri yang utama.
------------------------------------------------
Sumber: www.motivasi-islami.com
Jangan menyerah, meski semua terlihat sulit dan berat. Meski semua terlihat tidak mungkin. Meski Anda merasa sudah “pantas” mengatakan menyerah. Jangan pernah menyerah. Menyerah adalah cara pasti untuk gagal. Anda bisa mengatakan pembenaran atas kegagalan Anda. Anda bisa mengatakan seribu alasan atas penyerahan diri Anda. Tetapi semua itu percuma, Anda tetap gagal.
Tidak Menyerah Padahal Sebenarnya Menyerah
Ada orang yang sebenarnya dia menyerah, tetapi merasa dirinya tidak pernah menyerah. Orang tersebut adalah orang yang tidak mau mencoba sesuatu karena dia pikir dia tidak bisa. Jadi jika Anda menginginkan sesuatu, tetapi Anda tidak mencoba untuk meraihnya, maka Anda termasuk orang yang menyerah. Kita tidak hanya berbicara orang yang sudah berusaha kemudian menyerah, tetapi juga orang yang menyerah bahkan sebelum dia mencoba.
Apakah Anda termasuk orang yang menyerah sebelum mencoba? pikirkan, sejauh mana Anda tidak mengejar keinginan Anda. Sebanyak itulah Anda menyerah. Sekali lagi, Anda akan punya seribu alasan, tetapi tetap saja Anda orang yang menyerah bahkan sebelum berjuang. Ini lebih parah dibandingkan orang yang sudah mencoba kemudian menyerah.
Jangan Menyerah Sebab Anda Akan Menemukan Caranya
Ya, kadang kita merasakan semua terlihat sulit. Tidak ada lagi yang sepertinya bisa dilakukan. Anda berpikir, orang akan memakluminya jika Anda menyerah. Jangan menyerah kecuali yang Anda cari maklum dari orang lain. Orang lain mungkin bisa memaklumi Anda, tetapi untuk apa? Jika Anda menyerah, Anda tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali maklum dari orang lain. Jadi jangan menyerah, jika Anda tidak mengetahui caranya, maka carilah caranya. Anda akan menemukan caranya. Jangan dulu mengatakan tidak mungkin, sebab kebanyakan kata tidak mungkin sebenarnya menunjukan Anda belum tahu caranya. Tidak mungkin juga disebabkan karena kita berpikiran negatif. Kata tidak mungkin, bisa berubah menjadi mungkin saat Anda membuka pikiran Anda dan mencari tahu bagaimana cara melakukannya.
Jangan Menyerah: Pikirkan Hasil Akhirnya
Saat Anda akan melakukan sebuah rencana, pasti ada hasil akhir yang ingin Anda raih. Orang yang menyerah seringkali karena dia lupa dengan hasil akhir yang dia inginkan. Atau kekuatan daya tarik dari hasil akhir sudah kalah oleh rasa frustasi yang menghinggapinya. Untuk itu, Anda harus memperkuat motivasi yang datang dari hasil akhir. Pikirkan hasil akhir, perkuatlah dalam bayangan Anda, agar mendorong diri Anda untuk terus meraihnya.
Pikirkan hasil akhir dikaitkan dengan orang-orang yang sayangi. Lihat dalam imajinasi Anda, bagaimana kebahagian terpancar dari wajah mereka karena Anda berhasil. Pikirkan bagaimana mereka menyambut Anda dan berterima kasih kepada Anda dengan penuh senyum dan kebanggaan. Jangan menyerah, demi kebahagiaan mereka, orang-orang yang
Anda sayangi. Jangan menyerah, semua ini demi orang-orang yang Anda sayangi.
Tingkatkan Kemampuan Anda
Seringkalisemua terlihat sulit karena memang kemampuan Anda yang kurang. Adalah mudah menyalahkan lingkungan kemudian Anda menyerah. Namun bagaimana dengan orang lain yang bisa mencapai pencapaian yang lebih baik dibanding Anda? Ya, karena mereka memiliki kemampuan yang cukup untuk mengatasi halangan dan rintangan di depannya. Sementara Anda tidak bisa. Jadi, saat Anda menemukan halangan dan rintangan seolah akan menghentikan Anda, jangan menyerah. Yang perlu Anda lakukan adalah meningkatkan kemampuan Anda. Belajarlah, berlatihlah, dan cobalah. Jika Anda melakukan kesalahan, perbaiki kesalahan Anda, bukan malah berhenti. Ketidak mampuan itu adalah hal yang wajar, semua orang mengalaminya. Bedanya ada orang yang menyerah, ada juga orang yang bangkit untuk belajar sehingga dirinya menjadi mampu.
Anda bingung mau melakukan apa? Mungkin karena kemampuan kreativitas Anda yang masih kurang. Maka Anda harus meningkatkan kemampuan kreativitas Anda. Anda bingung karena tugas begitu banyak dan waktu terasa begitu sempitnya. Itu karena Anda kurang mampu dalam manajemen waktu. Semua orang juga sama, memiliki kewajiban yang sangat banyak. Yang membedakannya adalah kemampuan dalam memilih dan fokus. Untuk itu Anda perlu meningkatkan kemampuan manajemen waktu.
Menjalankan bisnis terasa begitu sulit? Ya karena Anda kurang memiliki kemampuan bagaimana memulai dan menjalankan bisnis. Jadi, jika semua terasa begitu sulit, sejauh mana kemauan Anda untuk mengembangkan diri? Mengapa semua orang bisa, sementara Anda tidak bisa? Ya, jangan menyerah, tingkatkan saja kemampuan Anda. Mau belajar, bukan malah menyerah dan mengeluh.
Saat Dukungan Tidak Anda Dapatkan
Lalu bagaimana jika tidak mendapatkan dukungan? Tahukah Anda, banyak orang yang bisa berhasil padahal dia tidak mendapatkan dukungan. Seorang anak yang memiliki keterbelakangan mental, kemudian dibuang oleh keluarganya karena dianggap pembawa sial, tetapi dia tetap bertahan dan bisa sukses. Kenapa Anda tidak bisa? Jadi jangan menyerah, jika Anda tidak mendapatkan dukungan, maka carilah dukungan itu. Ada sesuatu yang harus Anda ubah pada diri Anda agar mendapatkan dukungan. Kedua, Allah selalu mendukungmu.
Jika tidak mendapatkan dukungan dari manusia, maka dapatkan dukungan dari Allah dengan cara berdo’a dan bertawakal.
-----------------------------------------------------------------------------
Sumber: www.motivasi-islami.com

Anda pernah menonton Spiderman 3?
Ada kesamaan diantara ketiga film Spiderman, yaitu Spiderman selalu tampil dengan mengenakan topeng saat dia sedang beraksi. Nah, yang menjadi pertanyaan ialah mengapa? Mungkin bagi Anda yang pernah menonton bisa menyimpulkan, jika Spiderman membuka
identitasnya, maka keselamatan diri dan keluarganya akan terancam.
Pahlawan Sering Mengorbankan Kepentingan Pribadinya
Dalam film itu digambarkan bagaimana kepahlawan seorang wartawan di balik topengnya, menolong sesama dan melawan penjahat, padahalseringkali kepentingan dirinya terabaikan, seperti mendekati teman wanitanya. Setiap perjuangan memang selalu ada yang harus dikorbankan, baik waktu, tenaga, dan harta. Itu juga yang terjadi pada Spiderman.
Pahlawan Selalu Memiliki Musuh
Meski pahlawan berbuat kebaikan untuk banyak orang, namun pahlawan akan memiliki musuh. Siapa? Ya orang yang tidak suka dengan kebaikan itu, terutama saat kebaikan tersebut mengancam kepentingan mereka. Para penjahat lebih memilih mempertahankan kepentingannya, bahkan jika harus melawan para pahlawan. Topeng yang dia kenakan, menyelamatkan kehidupan pribadinya dari ancaman orang-orang yang tidak suka kepadanya, padahal dia sudah berbuat baik kepada orang lain. Tentu yang tidak suka kepada Spiderman ialah para penjahat karena usaha jahatnya selalu dihalangi oleh Spiderman.
Tetapi bukan hanya penjahat, banyak juga masyarakat biasa ikut membenci Spiderman akibat pemberitaan media masa yang seringkali menyudutkan Spiderman demi popularitas medianya, tidak peduli apakah Spiderman itu berbuat baik kepada masyarakat, yang penting medianya laku.
Spiderman Dalam Kehidupan Nyata
Apakah episode Spiderman ada pada kehidupan nyata saat ini? Sangat mungkin! Mungkin sekarang ada yang namanya “pahlawan” yang jauh lebih baik dari sepak terjang Spiderman. Mungkin ada orang-orang yang rela mengorbankan waktu, tenaga, dan harta mereka demi umat. Sangat mungkin, ada orang-orang yang rela menderita, dicemooh orang, difitnah, dan mendapatkan berbagai perlakukan buruk lainnya dari para “penjahat”. Itu semua sangat mungkin ada dalam kehidupan kita, karena jiwa kepahlawan atau jihad selalu tertanam pada jiwa yang suci dan fitrah. Hanya saja, mungkin kita tidak tahu mereka, mungkin saja mereka bertopeng? Atau mungkin saja tidak bertopeng tetapi kehadiran mereka ditutupi oleh media demi kepentingannya sendiri? Mungkin kita tahu, tetapi gara-gara mereka belum bertindak sempurna, kita malah memaki-makinya. Atau mungkin karena daerah kita belum mendapatkan sumbangsih dari mereka, kita malah memakinya menganggap mereka tidak berbuat apa-apa, pada hal di daerah lain mereka sudah sangat kerja keras, kebetulan saja daerah kita belum tersentuh akibat keterbatasan yang ada.
Yang Penting Adalah Sikap Kita Terhadap Pahlawan Tersebut
Terlepas apakah kita mengetahui mereka atau tidak. Terlepas apakah kita menyadari kehadiran mereka atau tidak, ada tiga hal yang bisa kita lakukan:
1. Jangan cepat memvonis seseorang yang sudah berbuat baik, sebab bisa saja vonis kita karena pengaruh media atau pengaruh dari orang-orang yang tidak suka terhadap para pahlwan tersebut.
2. Do’akan mereka, berdo’alah mereka agar mendapatkan kekuatan dalam perjuangannya, tabah menghadapi segala cobaan, dan mampu menghadapirintangan.
3. Jadilah bagian dari mereka. Jika mereka belum sempurna berjuang, mungkin karena keterbatasan mereka, oleh karena itu, dari pada kita memakinya, akan lebih baik kita menjadi bagian mereka untuk ikut berjuang demi umat.
Saat Kebaikan Tidak Dibalas Dengan Kebaikan
Karena sifat kepahlawan, memberi, berbagi, dan berbuat baik pada dasarnya ada pada setiap manusia, maka kita sendirisering menjawdi pahlawan demi kebaikan orang lain. Kita mencoba membantu banyak orang, dengan ide, nasihat, pikiran, harta, bahkan jiwa kita. Namun, bisa jadisemua kebaikan kita tidak diterima malah mereka menyerang kita.
Jika Spiderman saja bisa bisa tetap terus berjuang, kita harus lebih baik dari itu. Kita yakin, tidak peduli bagaimana orang lain membalas air susu dengan air tuba, namun Allah SWT akan membalas semua kebaikan kita selama niat karena Allah. Penilaian orang, tidak akan mempengaruhi penilaian Allah karena yang dilihat oleh Allah adalah keikhlasan kita beramal, meski amal kita banyak yang memusuhi.
Jadi adalah hal biasa jika kebaikan kita malah mendapatkan hujatan, caci maki, dan fitnah dari orang lain. Pahamilah, bahwa ada dua kemungkinan mengapa mereka “tidak berterima kasih” malah menyerang kita:
1. Mungkin mereka tidak mengetahui bahwa kita berbuat baik bagi mereka.
2. Kemungkinan kedua, memang mereka tidak suka dengan kebaikan kita.
Manusia paling mulia, NabiMuhammad saw pun mendapatkan perlawanan, hinaan, ancaman pembunuhan, fitnahan, embargo, bahkan harus terjadi peperangan. Maka itu mungkin akan terjadi pada kita juga. Jangan sampai hujatan, hinaan, dan fitnahan mereka menghentikan Anda untuk berbuat kebaikan dan kebenaran.
Tetaplah berjuang, jangan kalah oleh Spiderman.
Mudah-mudahan, kenapa Spiderman bertopeng, bisa menjadi renungan kita semua.
--------------------------------------------------------------------
sumber: www.motivasi-islami.com











